KabinetAmpera adalah kabinet yang mengawali Orde Baru atau ORBA, diumumkan pada tanggal 25 Juli 1966 oleh Letjen Soeharto yang bertindak sebagai ketua presidium kabinet dengan persetujuan Presiden Soekarno. Kabinet Ampera terdiri dari 2 periode yaitu, Kabinet Ampera I (28 Juli 1966-11 Oktober 1967) dan Kabinet Ampera II (17 Oktober 1967-10
Selamakurun waktu tersebut, ada tujuh kabinet yang menghasilkan berbagai kebijakan atau gerakan, baik di bidang politik maupun ekonomi. Nah, kabinet pertama, yaitu Kabinet Natsir yang berkuasa sejak 6 September 1950 hingga 21 Maret 1951, itu memiliki kebijakan ekonomi, yang salah satunya bernama gerakan atau program Benteng.
AkhirKekuasaan Kabinet Wilopo. Kabinet Wilopo menghadapi berbagai persoalan selama menjabat. Menurut modul Perkembangan Kehidupan Politik persoalan-persoalan tersebut antara lain: 1. Krisis Ekonomi. Adanya kondisi krisis ekonomi yang disebabkan karena jatuhnya harga barang-barang eksport Indonesia sementara kebutuhan impor terus meningkat.
Kabinet Sjahrir I adalah kabinet yang dibentuk pada masa perjuangan kemerdekaan. Kabinet ini berjalan dari tanggal 14 November 1945 - 12 Maret 1946 di bawah kepemimpinan kepala pemerintahan Soetan Sjahrir atau Sutan Syahrir.. Pada masa kabinet ini, seluruh para menteri yang bertugas di dalamnya diangkat dari partai politik.
DekritPresiden 5 Juli 1959 adalah dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno pada 5 Juli 1959. Isi dekret ini adalah pembubaran Badan Konstituante hasil Pemilu 1955 dan penggantian undang-undang dasar dari UUD Sementara 1950 keUUD 1945. Pada tanggal 9 Juli 1959 diumumkan suatu "Kabinet Kerja" dengan Soekarno
KYca.
berikut yang bukan program kerja kabinet ampera adalah